1. Apa itu LAN?
Secara garis besar terdapat 2 tipe jaringan (LAN), yaitu :
1) Peer to peer.
Dimana setiap computer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai client maupun server.
2) Client-server.
Dimana hanya satu computer yang bertugas sebagai server dan computer lain berperan sebagai client.
2. Bagaimana bentuk topologinya ?
Ada 3 topologi utama yang dikenal di jaringan computer :
1) Topologi Star
Masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulannya adalah dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan disuatu jalur kabel, maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahannya adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
2) Topologi Bus
Menggunakan sebuah kabe tunggal atau kabel pusat dimana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulannya mudah dalam pengembangannya tanpa mengganggu workstation lain. Sedangkan kelemahannya adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
3) Topologi Ring
Semua work station dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu computer ke computer lain, bila alamat-alamat yang dimasukkan sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan. Kelemahannya adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehinggan bila terdapat gangguan di suatu node, maka seluruh jaringan akan terganggu. Sedangkan keunggulannya adalah tidak terjadi collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karna hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.
3. Komponen- komponen apa yang membentuk topologi tersebut ?
1) Komponen hardware (fisik)
a. Host / workstation
Bisa berupa Personal Computer (PC) atau laptop.
b. Network Interface Card (NIC)
Ada beberapa tipe NIC, yaitu ISA dan PCI. Salah satu jenis NIC adalah Ethernet Card, yang merupakan card yang dipasang di omputer untuk dapat berkomuikasi dengan computer lainnya melalui jaringan LAN. Setiap Ethernet Card memiliki MAC Address (Medium Access Control) yang bersifat unik, artinya tidak dua Ethernet Card yang meiliki MAC Address yang sama.
c. Kabel
Kabel yang bisa dipakai adalah kabel UTP.
d. Topologi jaringan
2) Komponen Software :
a. System Operasi Network
System operasi network dibedakan menjadi 2 berdasarkan tipe jaringannya, : yaitu system jaringan Client-Server dan system jaringan Peer to peer.
b. Network Adapter Driver (NAD)
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
c. Protocol jaringan
TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol), dengan protocol ini akan memungkinkan perbedaan dari jenis computer dan system operasi tidak menjadi masalah yang berarti dalm komunikasi antar computer.
Device Penghubung dalam LAN
Merupakan perangkat-perangkat yang dugunakan untuk menghubungkan antara network yang satu dengan network yang lain dalam jaringan. Perangkat-perangkat penghubung LAN secara umum, yaitu :
· Repeater
Menerima signal dari satu segmen kabel LAN dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan signal asli pada segmen kabel LAN yang lain.
· Bridge
Mirip Repeater namun lebih cerdas, karna bridge mempelajari setiap alamat Eternet yang terhubung dengannya. Umumnya Bridge digunakan untuk menghubungkan antara jaringan yang berbeda secara topologi/fisik.
· Router
Memiliki kemampuan untuk melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Umumnya Router digunakan untuk menghubungkan antar jaringan yang berbeda secara logic.
4. Apa keuntungan dan kekurangan topologi tersebut ?
Topologi jaringan computer adalah suatu cara menghubungkan computer yang satu dengan computer lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalam suatu jaringan computer jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi. Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan dan kekurangan dari masing-masing topologi berdasarkan karakteristiknya.
1) Topologi Bus
Keuntungan Topologi Bus :
· Topologi yang sederhana
· Kabel yang digunakan sedikit untuk menghubungkan computer-komputer atau peralatan-peralatan yang lain.
· Biayanya lebih murah dibandingkan dengan susunan pengkabelan yang lain.
· Cukup mudah apabila kita ingin memperluas jaringan pada topologi bus.
Kekurangan Topologi Bus :
· Traffic (lalu lintas) yang padat akan sangat memperlambat bus.
· Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.
· Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
· Lebih lambat dibandingkan topologi yang lain.
2) Topologi Star
Keuntungan Topologi Star :
· Cukup mudah untuk mengubah dan menambah computer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktifitas jaringan yang sedang berlangsung.
· Apabila satu computer yang mengalami kerusakan dalam jaringan, maka computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
· Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.
Kerugian Topologi Star :
· Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub. Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.
· Membutuhkan lebih banyak kabel karna seluruh kabel jaringan akan ditarik ke satu central point, jadi membutuhkan banyak kabel disbanding topologi jaringan lain.
· Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
· Lalu lintas data yang padat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.
3) Topologi Ring
Keuntungan :
· Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadi collision dapat dihindarkan.
· Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.
· Dapat melayani aliran lalu lintas data yang padat, karna dapat bergerak ke kiri atau ke kanan.
· Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
Kerugian :
· Apabila ada satu computer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi seluruh jaringan.
· Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.
4) Topologi Mesh
Keuntungan :
· Keuntungan utama dalam menggunakan topologi Mesh adalah fault tolerance.
· Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karna memiliki hubungan yang berlebih.
· Relative lebih mudah untuk dilakukan toubleshoot.
Kerugian :
· Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah computer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.
· Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar